sxpriyan’s blog

Blog tentang apa saja

Duet Karen-Omar Pimpin Pertamina

50799large1[ Jum’at, 06 Februari 2009 ]
JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memasuki babak baru. Kali pertama sejak berdiri pada 1968, perusahaan migas pelat merah itu dipimpin seorang wanita. Kemarin Karen Agustiawan diangkat sebagai Dirut menggantikan Ari H. Soemarno. Di pucuk pimpinan, Karen didampingi Omar Sjawaldy Anwar sebagi wakil Dirut menggantikan Iin Arifin Takhyan.

Menteri BUMN Sofyan Djalil mengatakan, diangkatnya Karen dan Omar merupakan upaya penyegaran di perseroan untuk mengejar misi menjadi perusahaan migas kelas dunia (world class company). ”Ini beban yang sangat besar,” ujar Sofyan saat pelantikan di Kantor Kementerian BUMN kemarin (5/2).

Terpilihnya Karen juga menutup episode bursa calon Dirut Pertamina yang sebelumnya diramaikan sejumlah nama. Misalnya, Direktur Pemasaran dan Niaga Achmad Faisal, Direktur Umum dan SDM Waluyo, mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas, mantan Mentamben Kuntoro Mangkusubroto, dan mantan Senior VP JP Morgan Indonesia Gita Wirjawan.

Selama 41 tahun, pucuk pimpinan BUMN terbesar di tanah air itu selalu dipegang pria. Pertama dipimpin Ibnu Sutowo, kemudian Dirut Pertamina berturut-turut dijabat Piet Haryono, Joedo Soembono, A.R. Ramli, Faisal Abda’oe, dan Soegianto. Kemudian, Martiono Hadianto, Baihaki Hakim, Ariffi Nawawi, Widya Purnama, hingga Ari Soemarno yang kemarin lengser.

Menurut Sofyan, dipilihnya Karen yang sebelumnya menjabat direktur hulu karena pemerintah menginginkan Pertamina bisa mendongkrak kinerja produksi migas. ”Sebab, sektor hulu inilah yang menjadi sumber keuntungan dan pertumbuhan perusahaan,” katanya.

Karen yang dilahirkan di Bandung, 50 tahun silam, mengawali karirnya sebagai commercial manager Halliburton Indonesia. Halliburton adalah perusahaan jasa perminyakan asal Amerika Serikat. Saat masuk Pertamina pada 2007, lulusan Teknik Fisika, ITB, itu menjadi staf ahli Dirut bidang hulu. Kemudian, pada Maret 2008, Karen diangkat sebagi direktur hulu.

Menurut sumber koran ini di internal Pertamina, nama Karen masuk atas usul Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Selain karena kapasitas dan kapabilitasnya di bidang hulu yang memang mumpuni, Karen disebut-sebut masih ada hubungan kerabat dengan Purnomo.

Terkait duet Karen dan Omar, menurut Sofyan, itu merupakan kombinasi antara kemampuan teknis sektor migas dan kemampuan bisnis keuangan. ”Kombinasi ini cukup ideal. Mereka juga kami nilai kompeten,” katanya. Sebelum diangkat sebagai wakil direktur utama, Omar S. Anwar menjabat Presdir PT Rio Tinto Indonesia, perusahaan tambang asal Australia. Sebelum di Rio Tinto, Omar lama malang melintang di perbankan dengan jabatan terakhir direktur PT Bank Mandiri Tbk.

Menurut Sofyan, kombinasi teknis-bisnis tersebut juga sudah diaplikasikan pada BUMN strategis lainnya, yakni PT PLN (Persero). Di BUMN kelistrikan tersebut, posisi Dirut dijabat Fahmi Mochtar yang merupakan pejabat karir PLN. Sedangkan posisi Wadirut diduduki Rudiantara, ahli manajemen keuangan yang sebelumnya menjabat Wadirut Semen Gresik.

Dengan naiknya Karen sebagai Dirut, lanjut Sofyan, sementara posisi direktur hulu akan dirangkap. ”Tapi, nanti Dirut segera menunjuk pelaksana tugas,” terangnya.

Selain perubahan pada jajaran direksi, Kementerian BUMN menambah jajaran komisaris. Menurut Sofyan, penambahan komisaris dimaksudkan untuk meningkatkan aspek pengawasan.

Tiga komisaris baru yang diangkat adalah Sumarsono (mantan direktur umum dan SDM Pertamina), Gita Irawan Wirjawan (mantan senior VP JP Morgan Indonesia), dan Humayun Bosha (mantan Presdir Caltex Indonesia). Tiga orang tersebut memperkuat jajaran komisaris yang saat ini dijabat Sutanto (Komut), Maizar Rahman, Muhammad Abduh, serta Oemar Said.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro menambahkan, sejak awal pihaknya selaku kementerian teknis memang ingin Pertamina dipimpin orang-orang yang mengerti betul sektor migas. ”Artinya, pemimpin Pertamina harus menguasai teknis migas,” ujarnya.

Dengan background sektor hulu, kata dia, Karen diharapkan bisa mendongkrak produksi migas Pertamina. Meski demikian, lanjut dia, persoalan sektor hilir berupa penyediaan dan pendistribusian BBM maupun elpiji juga harus menjadi prioritas. ”Masih banyak yang harus diperbaiki dalam distribusi BBM. Itu agar kelangkaan yang beberapa kali terjadi tidak terulang,” tegasnya.

Merujuk hasil RUPS akhir Januari lalu, laba Pertamina tahun ini diperkirakan hanya Rp 12 triliun atau anjlok 60 persen dibanding 2008 senilai Rp 30 triliun. Itu terjadi akibat penurunan harga minyak Indonesia (ICP) menjadi rata-rata USD 45 per barel atau lebih rendah dari 2008 yang di atas USD 100 per barel.

Pendapatan perseroan juga merosot menjadi Rp 311 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp 540 triliun. Tahun ini, perusahaan menganggarkan belanja modal Rp 21,9 triliun, sekitar Rp 12,6 triliun di antaranya untuk bisnis hulu.

Dari parlemen, Wakil Ketua Komisi VII DPR (yang membidangi sektor energi) Sutan Bhatoegana menyambut positif pengangkatan itu. ”Kami rasa, Bu Karen memiliki kapasitas untuk memimpin Pertamina,” ujarnya.

Agenda utama yang harus dijalankan manajemen baru Pertamina adalah memperbaiki distribusi BBM dan elpiji. ”Setidaknya, dalam jangka 100 hari, pembenahan distribusi BBM dan elpiji harus jadi prioritas,” katanya.

Meski demikian, ada pula yang meragukan kemampuan Karen. Anggota Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menuturkan, melesatnya karir Karen bisa memancing kecemburuan di internal Pertamina, terutama orang-orang yang sejak awal berkarir. ”Itu akan menjadi tantangan berat. Saya tidak yakin dia bisa membawa Pertamina ke arah yang lebih baik,” ungkapnya. (owi/oki)

February 6, 2009 - Posted by | Berita

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: